Hamil dengan Rheumatoid Artritis, Apa Mungkin?

Silahkan bagikan jika bermanfaat

Lebih dari 85 % orang dengan  Rheumatoid Artritis adalah perempuan. Oleh karena itu percakapan mengenai kehamilan menjadi topik hangat yang diperbincangkan di ruang praktek seorang Rheumatologist. Apakah saya bisa hamil dok?  Bagaimana dengan kandungan saya? Trus,bayi saya bisa cacat tidak ok? Atau saya tidak boleh hamil? Makin buruk tidak nyeri sendi saya dok? Obat yang saya minum berpengaruh pada kehamilan saya?

Ada 2 berita baik untuk orang dengan RA yang ingin hamil. Yang pertama umumnya penelitian menunjukkan orang dengan RA tidak akan terganggu kesuburannya. Kedua biasanya orang dengan RA yang hamil akan mengalami remisi (perbaikan nyeri sendi).

https://dokterrematikautoimun.com
Gejala awal rheumatoid artritis

Apa yang harus dilakukan jika anda ingin hamil?

Segera hubungi dokter Rheumatologist (Internist Konsultan Reumatologi) yang merawat anda paling tidak 6 bulan sebelum merencanakan kehamilan. Tanyakan pada dokter anda apakah ada kendala bagi anda untuk hamil. Pada umumnya pasien dengan RA tidak mengalami gangguan pada organ vital yang menghalangi kehamilan . Hanya pada sebagian kecil orang dengan RA yang mengalami gangguan paru berat, atau gangguan ginjal berat yang mungkin harus ditunda kehamilannya.

Kapan sebaiknya waktu yang tepat untuk merencanakan kehamilan pada RA?

Sebaiknya mulai merencanakan kehamilan pada kondisi remisi (artinya nyeri sendi sangat minimal dalam pengobatan standart). Penelitian ilmiah menunjukkan, pada orang dengan RA yang  masih aktif radang sendinya di trimester ke tiga kehamilan (bulan ke 7-9 kehamilan), cenderung memiliki bayi dengan berat badan lahir yang kurang. Sebaliknya yang sudah remisi pada trimester ke tiga kehamilan memiliki berat badan bayi sama dengan populasi normal.

Setelah diijinkan hamil oleh Rheumatologist,  apa selanjutnya yang harus dilakukan?

Rheumatologist mungkin akan mengganti obat yang sedang akan gunakan. Beberapa obat yang tidak bisa digunakan selama kehamilan misalnya metotrexat, dan lefluonamid. Obat-obat ini harus dihentikan paling tidak 6 bulan sebelumnya.

Obat-obat apa yang dapat saya gunakan selama kehamilan?

Obat yang akan digunakan selama kehamilan belum tentu sama pada setiap orang dengan RA. Rheumatologist yang merawat akan memilih obat yang sesuai dengan kondisi pasien. Pada umumnya sulfasalazin, dosis rendah steroid (prednison, metilprednisolon), hidroksikloroquin, dan azatioprine cukup aman selama kehamilan. Pada kondisi tertentu dimana pasien telah hamil dengan dengan radang sendi yang sangat aktif (berat),agen biologi (TNF alpha inhibitor) masih bisa digunakan pada kehamilan (walaupun hasil penelitian mengenai keamanan obat ini selama kehamilan masih kontroversial).

Apakah benar selama kehamilan, RA bisa mengalami perbaikan nyeri sendi?

Beberapa penelitian menunjukkan,orang dengan RA, bisa mengalami remisi selama kehamilan. Remisi dalam kehamilan cukup bervariasi, pada orang dengan derajat aktivitas RA yang ringan pada waktu hamil,lebih sering remisi selama kehamilan . Sebaliknya orang dengan derajat aktivitas RA moderate, hanya 48 % yang mengalami remisi selama kehamilan. Sesudah melahirkan orang RA harus tidak boleh lalai berobat,karena risiko kekambuhan pada RA biasanya terjadi pada periode ini.

https://dokterrematikautoimun.com
Gejala lanjutan rheumatoid artritis

Saya sedang hamil, sebelumnya saya stabil, tapi saat ini mengalami nyeri sendi hebat?

Konsultasikan kembali ke Rheumatologist anda mengenai masalah ini. Rheumatologist dapat meningkatan steroid selama beberapa hari untuk mengurangi nyeri sendi anda. Kadang-kadang jika ada nyeri dan bengkak pada satu sendi dapat diberikan suntikan lokal untuk meredakan radang .Penelitian mengenai NSAID (penghilang sakit biasa misalnya natrium diklofenak, meloksikam, celecoxib dan masih banyak lagi) pada kehamilan trimester 1 atau 2 masih kontroversial. Sebaiknya tidak digunakan jangka panjang terutama pada trimester awal kehamilan. Obat penghilang rasa sakit ini TIDAK BOLEH digunakan pada trimester ke 3 kehamilan karena dapat menyebabkan penutupan duktus arteriosus (saluran yang membawa darah ke paru-paru janin).

Apa lagi yang harus saya perhatikan?

Asupan makan yang bergisi, jaga berat badan ideal dan jangan makan gula dan garam yang berlebihan. Pada RA yang menggunakan seroid, pengawasan tekanan darah dan kadar gula harus dilakukan secara teratur. Penggunaan steroid bisa meningkatkan risiko hipertensi dan diabetes terutama pada dosis tinggi dan diluar pengawasan dokter. Jangan lupa komunikasikan dengan Rheumatologist dan dokter kebidanan anda tentang suplemen kalsium dan vitamin D yang sangat penting untuk kehamilan. Kontrol teratur dan konsumsi obat sesuai petunjuk dokter

 

Selalu perhatikan rheumatoid artritis Anda,

dr. Sandra Sinthya Langow, SpPD-KR
Internist Rheumatologist
Siloam Hospital Lippo Village
Tangerang Banten

 


Silahkan bagikan jika bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *