Tag Archives: vaskulitis pembuluh darah kecil

Penyakit Rematik Tidak Hanya Satu Jenis Saja

Setiap tahun pada tanggal 12 Oktober , kita memperingati World Arthritis Day.

Pada kesempatan ini kita dingingatkan akan pentingnya diagnosis dini dan terapi dini penyakit Rematik Autoimun. Sebagian besar orang menyangka hanya ada 1 penyakit Rematik. Semua keluhan sakit sendi dianggap asam urat tinggi. Solusinya minum obat penghilang sakit yang dijual bebas.

Tentunya hal ini tidak benar. Terdapat lebih dari 100 jenis penyakit Rematik. Beberapa diantaranya cukup serius dan dapat menyerang organ vital jika tidak diobati dengan benar. Oleh karena itu jangan pernah mengabaikan nyeri sendi anda..Konsultasikan keluhan nyeri sendi yang sudah berlangsung lebih dari dua minggu ke Rheumatologist terdekat.

Sebagai Rheumatologist, saya sering kali bertemu dengan pasien Rematik Autoimun (RA, Sjogren, Lupus, skleroderma) yang terlambat terdiagnosis.

KETERLAMBATAN  itu dapat berakibat :

  • Datang dengan sendi yang sudah bengkok, cacat permanen, tidak dapat melakukan aktifitas sehari-hari yang sederhana (misalnya pada RHEUMATOID ARTHRITIS lanjut)
  • Datang dengan gangguan organ vital (gangguan jantung, paru , ginjal dan otak), misalnya pada LUPUS dan SKLERODERMA yang terlambat diobati
  • Datang dengan  gangguan ginjal/gagal ginjal dan luka lambung/pendarahan lambung. Penyebabnya oleh karena minum obat penghilang sakit sendi/ jamu terus menerus tanpa MENCARI TAU penyebab sakit sendi
  • Datang dengan efek samping steroid (metilprednisolon, prednisone, dll). Steroid yang digunakan dengan dosis yang berlebihan, terlalu lama dan tanpa indikasi bisa berakibat buruk : diabetes, hipertensi, mudah memar, jerawat dan infeksi kulit, berat badan meningkat dll. Banyak yang menggunakan steroid JANGKA PANJANG DOSIS TINGGI  pada keluhan nyeri sendi tanpa mencari tau penyebabnya. Akan tetapi kita tidak perlu takut berlebihan menggunakan steroid jika dibawah pengawasan dokter
  • Dan masih banyak AKIBAT-AKIBAT lain seperti harus berhenti sekolah, di PHK dari tempat kerja, di tinggalkan pasangan/teman/ keluarga. Hal ini terjadi oleh karena keterbatasan /kecacatan akibat terlambat mendapatkan pengobatan.

 

Berita baiknya adalah semua kondisi tersebut bisa ditangani sejak awal…

Ayo kenali gejala awal beberapa penyakit Rematik Autoimun yang sering ditemukan…

Dengan mengenal gejala awal penyakit ini, kita tidak hanya menyelamatkan diri sendiri, tapi juga membantu orangterdekat kita…

INGAT solusi nyeri sendi adalah diagnosis dan terapi yang tepat…

STEROID (metilprednisolon, prednisone dll) atau NSAID (penghilang sakit , misalnya piroksikam, natrium diklofenak, meloksikam dll) hanya menghilangkan gejala sementara tapi TIDAK  dapat mencegah kerusakan sendi/cacat sendi.

Yang paling penting adalah diagnosis dini jenis penyakit rematiknya, dan terapi spesifik sesuai penyakitnya.

Berikut adalah penyakit rematik autoimun yang paling sering dijumpai :

  1. Rheumatoid Arthritis merupakan salah satu penyakit Rematik Autoimun yang paling sering ditemukan. Rheumatologist sangat mengharapkan pasien dapat datang pada kondisi yang sangat AWAL (<3 bulan ) dimana kerusakan sendi/cacat sendi belum terjadi.

Bagaimana gejala awal  RA?

  • Nyeri sendi terutama jari tangan , pergelangan tangan, pada kedua tangan
  • Kaku di pagi hari dan  akan membaik setelah melakukan kegiatan sehari-hari
  • Pergelangan kaki, lutut . siku dan semua sendi dapat terkena pada stadium yang lebih lanjut.

Jika mendapatkan gejala diatas dan menetap lebih dari 2-4 minggu segeralah berkonsultasi dengan Rheumatologist untuk mendapatkan pengobatan.

Gejala awal Rheumatoid Arthritis
Gejala awal Rheumatoid Arthritis

 

2. Apakah penyakit Rematik hanya menyerang orang dewasa?

Penyakit Rematik bisa menyerang anak-anak bahkan bayi. Istilah JIA (Juvenile Ideopatic Arthritis) adalah kelompok penyakit rematik yang menyerang anak kurang 16 tahun. Waspadai keluhan nyeri sendi pada anak, demam berulang,gangguan mata atau bercak-bercak kulit yang sulit sembuh. Konsultasikan dengan Rheumatologist adanya kemungkinan JIA. Diagnosis dini dapat mencegah cacat sendi permanen.

 

3. LUPUS merupakan penyakit rematik autoimun yang dapat menyerang semua organ tubuh.  Gejala awal dapat berupa nyeri sendi, bercak kulit yang menahun, rambut rontok, demam berulang, dan sariawan berulang. Apabila menemukan gejala diatas segeralah berkonsultasi dengan Rheumatologis untuk mendapatkan diagnosis pasti. Dokter rematik akan melakukan pemeriksaan darah dan urin, foto dada untuk mengetahui keterlibatan organ tertentu. Diagnosis dini sanagatlah penting. Keterlambatan pengobatan dapat berakibat fatal, misalnya gagal ginjal atau gangguan kesadaran karena lupus yang menyerang otak.

 

4. Dermatomiositis (kelainan kulit dan radang otot), biasanya terjadi perlahan-lahan. Dalam beberapa minggu sampai beberapa bulan, akan terjadi kelemahan otot. Keluhan yang paling sering disampaikan seperti sulit bangun jika habis duduk dilantai, kesulitan naik tangga dan sulit menyisir rambut. Nyeri otot tidak selalu terjadi dan biasanya ringan. Dapat terjadi bercak bercak kemerahan pada kulit seluruh tubuh dan bengkak pada mata.

 

5. Vaskulitis adalah istilah untuk kumpulan penyakit dengan gejala utama inflamasi atau peradangan pada pembuluh darah. Yang dimaksud dengan pembuluh darah adalah arteri dan vena.

Vaskulitis sangat beraneka ragam. Gejalanya pun berbeda-beda, kadang tidak khas dan menyerupai penyakit lain. Vaskulitis biasanya dicurigai apabila ada suatu penyakit kronis yang melibatkan lebih dari satu organ.

  • Vaskulitis pembuluh darah besar : nyeri di kaki, luka yang tidak sembuh-sembuh, tekanan darah lengan kanan dan kiri tidak sama, dan tidak ada denyut nadi.
  • Vaskulitis Pembuluh darah sedang : benjolan di kulit, luka yang tidak sembuh-sembuh, gangren jari, mononeuritis
  • Vaskulitis pembuluh darah kecil : purpura (bercak kemerahan berupa bintik-bintik), biduran , radang pada ginjal, gangguan paru dan radang mata.
Macam Penyakit Rematik Autoimun
Macam Penyakit Rematik Autoimun

 

6. Spondyloarthritis atau spondiloartropati seronegatif adalah nama KELOMPOK penyakit yang terdiri dari:

  • Ankylosing spondylitis

Gejalanya adalah nyeri pinggang atau bokong yang terutama pada pagi hari dan membaik jika  sudah melakukan aktivitas fisik sehari-hari. Terutama menyerang laki-laki muda.

  • Artritis Enteropatik

Gejala utama adalah radang usus, misalnya diare berdarah, nyeri perut, berat badan turun. Kemudian dapat disertai nyeri pinggang, radang sendi diseluruh tubuh misalnya lutut , kaki dan ditempat lain.

  • Arthritis psoriatic

Kebanyakan didahului oleh kelainan kulit psoriasis kemudian baru mengalami nyeri sendi. meskipun kelainan sendi yang mengawali kelainan kulit juga bisa terjadi. Biasnya menyerang jari kaki dan jari tangan menimbulkan jari sosis (daktilitis). Dapat juga menyerang panggul, lutut dan pergelangan kaki

  • Arthritis Reaktif

Biasanya didahului oleh infeksi akut di luar sendi (contoh infeksi saluran nafas, infeksi usus, infeksi saluran kencing) .Kemudian terjadi radang sendi, paling banyak mengenai lutut dan  pergelangan kaki. Semua sendi dapat terkena.

  • Undifferenriated Spondyloarthritis

Kelainan mirip dengan spondyloarthritis TETAPI tidak dapat dikelompokkan dalam salah satu klasifikasi diatas.

 

7. Skleroderma adalah penyakit rematik autoimun langka. Sering disebut dengan nama ‘Sistemik Sklerosis’. Skleroderma berasal dari SCLERO artinya keras dan DERMA artinya kulit. Disebut demikian karena kulit yang mengeras merupakan gejala utama Skleroderma. Bagaimana gejala awal skleroderma yang lain?

  • Fenomena Raynaud. Suatu kondisi perubahan warna pada tangan yang bersifat simetris (pada kedua tangan) dan hilang timbul, terutama pada kondisi dingin atau stess emosional. Selain pada tangan , kondisi ini juga bisa terjadi pada kaki, telinga atau wajah. Perubahan ini dimulai oleh warna putih pucat (pada saat sirkulasi terganggu), kemudian menjadi kebiruan (kekurangan oksigen karena penurunan aliran darah) dan kembali menjadi merah (aliran darah kembali normal).
  • Pembengkakan pada jari-jari tangan dapat merupakan gejala awal skleroderma. Jari tangan terutama membengkak pada pagi hari dan membaik disiang hari. Kadang pembengkakan sangat hebat sehingga jari terlihat seperti sosis. Sering ada yang mengeluh tidak bisa menggunakan cincin yang lama.
  • nyeri sendi dan kaku dapat merupakan gejala radang sendi (artritis) pada skleroderma.

 

8. Sjogren’s Sindrome itu?

Ini merupakan suatu penyakit rematik autoimun yang lebih banyak mengenai perempuan. Biasanya pada usia yang lebih tua dari pasien lupus. Kejadian terbanyak pada usia  45 sampai 55 tahun.

Semua organ tubuh bisa terkena,  paling  sering kelenjar air mata dan kelenjar ludah.

  • Pada mata : terjadi gangguan  produksi air mata, gejala mata kering berpasir, gatal mudah infeksi
  • Pada kelenjar ludah terjadi gangguan produksi air ludah, mulut kering mudah infeksi gigi dan gusi serta kesulitan menelan
  • Dapat terjadi pembengkakan kelenjar ludah (lokasinya dibawah telinga)
  • Nyeri dan bengkak pada sendi diseluruh tubuh
  • Inflamasi pada pembuluh darah (vakulitis) diseluruh tubuh misalnya di paru , jantung, hati dan ginjal
  • Mengenai kelenjar keringat pada kulit menyebabkan kulit kering
  • Dapat melibatkan kelenjar submukosa seperti hidung, faring, laring

Mari bagikan pengetahuan ini buat teman dan keluarga anda. Seringkali keterlambatan berobat diakibatkan oleh ketidaktahuan..Mari tingkatkan kewaspadaan kita akan Penyakit Rematik Autoimun… Diagnosis dini akan mencegah kecacatan dan keterbatasan fisik.

 

Wapadai gejala awalnya dan dapatkan diagnosis dini penyakit Rematik Autoimun.

dr. Sandra Sinthya Langow, SpPD-KR
Internist Rheumatologist
Siloam Hospital Lippo Village
Tangerang Banten

 

 

Kenali gejala awal Vaskulitis

Mungkin kita sering mendengar kata vaskulitis, tapi kemudian bingung apa sesungguhnya vaskulitis itu.  Tidak usah kawatir, vaskulitis memang tidak mudah dipahami, apalagi oleh orang awam. Dalam artikel ini saya akan berusaha membahas mengenai vaskulitis dalam bahasa sederhana.

Dok, oleh dokter saya dikatakan vaskulitis, penyakit apa itu dok?

Vaskulitis adalah istilah untuk kumpulan penyakit dengan gejala utama inflamasi atau peradangan pada pembuluh darah. Yang dimaksud dengan pembuluh darah adalah arteri dan vena. Vaskulitis bukan suatu penyakit tunggal, melainkan terdiri dari banyak penyakit, yang bisa menyerang organ seluruh tubuh. Gejalanya bisa sangat ringan atau tidak bergejala, namun tidak jarang sangat berbahaya dan mengancam nyawa.

Apa penyebab vaskulitis dok?

Saat ini para ahli belum bisa menentukan dengan pasti penyebab vaskulitis. Beberapa teori menunujukkan keterkaitan vaskulitis dengan unsur genetik, autoimun, infeksi virus dan bakteri, obat-obat tertentu. Kondisi autoimun adalah suatu keadaan dimana sistem imun (sistem pertahanan tubuh) yang tadinya berfungsi sebagai pelindung tubuh, malah berfungsi salah menyerang sel yang sehat. Pada vaskulitis menyerang pembuluh darah yang sehat. Akibatnya terjadi peradangan pada pembuluh darah tersebut. Tidak jarang vaskulitis menyertai penyakit Rematik Autoimun lain seperti Lupus, Skleroderma, Rheumatoid Arthritis, Sjogren’s Syndrome dan masih banyak lagi.

Siapa yang bisa terkena vaskulitis dok?

Vaskulitis bisa mengenai semua orang dari berbagai lapisan usia dan pada semua jenis kelamin. Tergantung dari jenis vaskulitisnya misalnya Kawasaki dan Henoch-Schonlein  umumnya mengenai anak-anak, sedangkan Giant cell Arteritis biasanya terjadi pada usia diatas 50 tahun.

Diagnosis Vaskulitis sangat sulit

Pendapat tersebut tidak salah. Vaskulitis sangat beraneka ragam. Gejalanya pun berbeda-beda,  kadang tidak khas dan menyerupai penyakit lain. Terlebih lagi karena penyakit ini sangat jarang sehingga orang sering tidak banyak yang paham. Vaskulitis biasanya dicurigai apabila ada suatu penyakit kronis yang melibatkan lebih dari satu organ. Gejalanya bisa bermacam-macam :

  1. Vaskulitis pembuluh darah besar : nyeri di kaki, luka yang tidak sembuh-sembuh, tekanan darah lengan kanan dan kiri tidak sama, dan tidak ada denyut nadi.

2. Vaskulitis Pembuluh darah sedang : benjolan di kulit, luka yang tidak sembuh-sembuh, gangren jari, mononeuritis

  1. Vaskulitis pembuluh darah kecil : purpura(bercak kemerahan berupa bitnik-bintik), biduran , radang pada ginjal, gangguan paru dan radang mata.
Penampakan vaskulitis
Penampakan vaskulitis

Bagaimana diagnosis Vaskulitis?

Rheumatologist akan melakukan satu atau beberapa tes dibawah ini sesuai dengan indikasi:

1. Tes darah : laju endap darah, CRP, darah rutin , fungsi hati, fungsi ginjal, tes untuk hepatitis B dan hepatitis C, ANCA (Antineuthrophil Cytoplasmic Antibodies) dll

2. Tes urin untuk melihat adanya darah atau kebocoran protein di dalam urin

3. Tes Radiologi, misalnya CT-scan atau MRI untk melihat pembuluh darah yang terkena.

4. Angiografi yaitu suatu prosedur yang memungkinkan dokter untuk melihat langsung pembuluh darah yang terkena.

5. Biopsi , dengan mengambil contoh jaringan ikat/kulit dan diperiksa di mikroskop untuk melihat ada tidaknya radang pada pembuluh darah.

 

Banyak jenis vaskulitis, dan beberapa diantaranya adalah bagian dari penyakit Rematik Autoimun seperti lupus, Rheumatoid Arthritis, Lupus, Skleroderma dan Sjogren. Jenis ini kita sebut Vaskulitis sekunder ( Ada penyakit lain yang mendasarinya).

Bagaimana dengan vaskulitis Primer dok?

Vaskulitis primer merupakan suatu kondisi penyakit tersendiri , yang terdiri dari :

  1. Bechet’s syndrome

Vaskulitis sistemik yang ditandai dengan sairawan berulang, luka-luka pada alat kelamin, uveitis (radang mata), dan kelainan kulit. Gejala lain yang dapat terjadi misalnya nyeri sendi, thrombosis vena, dan kadang gangguan pada sistem saraf pusat seperti meningitis atau meningoensefalitis.

2. Takayasu arteritis.

Vaskulitis yang mengenai aorta (pembuluh darah besar dan cabang-cabangnya), lebih banyak pada wanita terutama usia 30 tahunan . Gejalanya seperti nyeri kepala , hilangnya denyut nadi, nyeri tungkai, perbedaan tekanan darah lengan kiri dan kanan, hipertensi , nyeri sendi, dan dapat terjadi demam lama.

  1. Giant cell arteritis.

Terutama mengenai arteri temporal, arteri di daerah dahi , biasanya pada usia lebih dari 50 tahun. Utamanya adalah nyeri kepala, nyeri tekan pada kulit kepala terutama di daerah dahi dan belakang kepala, dapat disertai hilangnya penglihatan dan nyeri di daerah rahang.

4. Poliarteritis nodusa

Vaskulitis ini paling sering terjadi pada usia antara 40 -60 tahun. Paling sering disebabkan oleh virus hepatitis B. Penyebab lain seperti HIV, CMV dan parvo virus.

Gejalanya kadang tidak spesifik seperti nyeri sendi, lemas, nyeri otot, demam , kelainan kulit, bercak kemerahan , benjolan di kulit , berat badan menurun , hipertensi, nyeri otot dan neuropati.

  1. Wagener’s granulomatosis.

Vaskulitis ini terutama menyerang usia diatas 40 tahun dengan gejala sinusitis, hidung tersumbat, pembengkakan hidung, pendarahan hidung, gangguan laring (suara serak, nafas berbunyi), demam dan dapat disertai gangguan paru ( batuk darah dan  sesak nafas), gamgguan ginjal (darah pada urin),nyeri sendi dan  neuropati.

6. Churg-Strauss Syndrome

Kelainan ini lebih sering terjadi  pria , usia 40-50 tahun. Gejalanya bisa terjadi demam, nyeri sendi dan berat badan turun. Keluhan yang lain seperti kelainan kulit berupa kemerahan dikulit, benjolan kulit dan bercak putih, gangguan saraf, astma, gangguan pada sinus di hidung. Pada pemeriksaan laboratorium dapat ditemukan sel eosinofil yang tinggi atau pada biopsi jaringan ditemukan eosinophil.

Kriteria American College of Rheumatology untuk Churg-Strauss syndrome adalah minimal 4 dari 6 kriteria harus terpenuhi :

  • Ada Asma
  • Sel eosinophil lebih daru 10% pada pemeriksaan darah putih
  • Gangguan saraf, mononeuropati atau polineuropati
  • Kelainan paru
  • Kelainan sinus di hidung
  • Biopsi pada jaringan diluar pembuluh darah terdapat eosinofil

 

7. Henoch schonlein purpura

Ini adalah jenis vaskulitis yang terutama terjadi pada anak-anak dibawah usia 10 tahun.

Gejalanya cukup khas muncul bercak-bercak kemerahan pada kaki disekitar betis dan daerah bokong. Dapat disertai radang sendi dan komplikasi pada usus.

Berdasarkan kriteria American College of Rheumatology (Perhimpunan dokter Rheumatologist Amerika), untuk diagnosis Henoch schonlein purpura membutuhkan minimal 2 dari 4 kriteria di bawah ini:

  • Usia kurang 20 tahun
  • Purpura (bercak kemerahan) yang teraba dan bukan karena trombosit yang rendah
  • Nyeri perut yang memburuk dengan makan atau pendarahan saluran cerna/ buang air besar darah
  • Biopsi memperlihatkan sel granulosit pada dinding pembuluh darah arteri dan vena

 

  1. Cryoglobulinemia vasculitis.

Banyak terkait dengan hepatitis C, nyeri sendi dan bercak kemerahan pada kulit adalah salah satu gejalanya. Sering terjadi gangguan ginjal pada vaskulitis jenis ini.

9. Tromboangitis obliterans (Buerger’s disease)

Lebih banyak pada pria perokok diatas usia 40 tahun, disertai nyeri dan luka ulserasi pada kaki. Kaki menjadi dingin dan pucat, nadi tidak teraba, dan bisa terjadi kematian jaringan (kaki kehitaman).

Jenis-jenis vaskulitis
Jenis-jenis vaskulitis

Nah itu sekilas tentang jenis-jenis vaskulitis. Namanya susah diingat ya? Tidak masalah , yang penting kita belajar kenal dulu apa itu vaskulitis. Jika ada gejala-gejala yang menyerupai sebaiknya segera ke Rheumatologist untuk konfirmasi diagnosis yang tepat untuk anda.

 

Mari kenali gejala awal vaskulitis,

dr. Sandra Sinthya Langow, SpPD-KR
Internist Rheumatologist
Siloam Hospital Lippo Village
Tangerang Banten