Bagaimana Cara Mencegah Osteoporosis?

 Untuk bisa lebih memahami tentang osteoporosis, kita harus lebih tahu dari asal katanya. Osteoporosis terdiri dari dua kata, osteo dan porous, asteo artinya tulang dan porous berarti berlubang-lubang atau keropos. Jadi dapat disimpulkan bahwa osteoporosis adalah tulang yang keropos. Ada banyak hal yang menjadi pembahasan tentang osteoporosis ini. Biasanya orang menanyakan beberapa pertanyaan berikut ini.

Apakah perbedaan antara osteoartritis dengan osteoporosis?

Perbedaan keduanya bisa mudah dipahami dengan pengertian berikut : osteoporosis adalah  kondisi keropos tulang yang bisa membuat tulang mudah patah. Sedangkan osteoartritis adalah pengapuran, gejalanya sakit dan paling sering terjadi pada lutut.

Kapan mulai terjadi keropos tulang?

Secara perlahan penurunan  kepadatan tulang mulai terjadi pada usia 30 tahun. Proses ini akan terjadi secara cepat pada waktu wanita memasuki masa menopause. Tapi juga tidak menutup kemungkinan terjadi juga pada pria, meskipun terjadinya memang lebih lambat biasanya diatas 70 tahun.

www.DokterRematik Autoimun - Osteoporosis 1
Penurunan massa tulang terjajdi sejak usia 30-an

Apakah osteoporosis berbahaya?

Yang sering terjadi pada penderitanya adalah : osteoporosis datang tanpa gejala awal. Osteoporosis akan menimbulkan nyeri jika sudah terjadi patah tulang. Jadi pada penanganan yang terlambat, penyakit ini bisa menjadi silent killer (pembunuh diam-diam).

Apakah akibat keropos tulang?

Akibat yang sangat fatal adalah tulang bisa patah pada kondisi trauma ringan. Misalnya terpeleset dikamar mandi pada orang osteoporosis bisa menyebabkan patah tulang.Patah tulang berbahaya karena akan menimbulkan kondisi imobilisasi (tidak bisa bergerak). Hal ini bisa memicu berbagai macam komplikasi misalnya infeksi yang bisa berujung pada kematian.

Kapan kita curiga mulai terjadi osteoporosis?

Karena penyakit ini tidak ada gejala awal, maka yang harus diwaspadai adalah jika ada seseorang mengalami berkurangnya tinggi badan, biasanya disebabkan oleh bungkuk.

Pada keadaan apa dapat terjadi patah tulang pada osteoporosis?

Pada penderita osteoporosis risiko patah tulang lebih tinggi dari orang normal. Pada orang normal patah tulang akan terjadi pada kondisi kecelakaan berat. Tapi pada penderita osteoporosis patah tulang dapat terjadi pada trauma sangat ringan.

Dengan apa osteoporosis dapat dideteksi sejak dini?

Osteoporosis sejak dini bisa dideteksi dengan BMD (Bone Mineral Density) Test. BMD ini aman, dan prosesnya cepat. Dengan alat ini kita bisa mengetahui tingkat kepadatan tulang, apakah tulangnya mulai osteopenia (gejala osteoporosis)  atau sudah terjadi osteoporosis.

Apa itu BMD?

BMD adalah test untuk mengetahui tingkat kepadatan tulang yang sesuai dengan kriteria WHO. Dengan tes ini bisa diketahui apakah sesorang masih baik kepadatan tulangnya (normal), berkurang (osteopenia) atau sudah buruk (sudah terkena osteoporosis).

Siapa yang harus melakukan BMD?

Semua orang yang berisiko osteoporosis harus menjalani BMD. Alat ini membantu diagnosis osteoporosis agar bisa diberikan terapi secara dini untuk mencegah patah tulang akibat osteoporosis.

Siapa saja yang memiliki risiko osteoporosis?

Usia lebih dari 60 tahun pada laki-laki, wanita menopause, dan pernah patah tulang pada usia diatas 50 tahun, mempunyai keluarga dekat yang pernah mengalami patah tulang, orang  dengan berat badan kurang, perokok, konsumsi kalsium kurang, konsumsi alkohol dan kurang aktivitas fisik.

Osteoporosis biasanya menyerang orang dengan penyakit apa?

Gangguan hormon gondok (hipertiroid atau hipotiroid), diabetes, kanker, penyakit paru kronik, penyakit liver kronik, penyakit ginjal kronik, kekurangan vitamin D. Orang yang menderita penyakit rematik tertentu seperti Lupus dan Artritis Reumatoid juga berpotensi terserang osteoporosis.

Obat-obatan apa yang dalam dosis berlebihan bisa menyebabkan osteoporosis?

Steroid (prednison, metilprednisolon dll) yang biasa digunakan sebagai obat alergi,astma, obat lupus dan rematik lainnya. Antiepilepsi dan obat penghambat hormon estrogen juga patut diwaspadai pemakaiannya. Juga obat terapi kanker dan terapi gangguan thyroid

Bagaimana langkah sederhana mencegah osteoporosis?

Pertama, konsumsi cukup kalsium dan vitamin D. Sumber vitamin D: Sinar matahari, Susu yg mengandung vit D. Ikan laut : salmon, halibut, tuna , kerang , udang, dan suplemen vitamin D. Kebutuhan kalsium dan vitamin D3: 51 – 70 tahun adalah 1,200 mg calcium  dan 400 IU vitamin D. Sedangkan untuk 70 tahun keatas adalah 1,200 mg calcium dan 600 IU vitamin D.

Kedua, aktivitas fisik yang teratur setiap hari dapat mencegah osteoporosis dan memperbaiki kekuatan dan keseimbangan. Ketiga, stop merokok dan alkohol yang berlebihan. Keempat, lakukan tes BMD untuk diagnosis dini dan minum obat secara teratur. Kelima, cegah jatuh untuk mencegah patah tulang

Bagaimana cara mendiagnosis dan mencegah keropos tulang sejak dini?

Mintalah pada dokter anda untuk melakukan tes BMD sejak dini. BMD ini bisa di lakukan pada beberapa rumah sakit di kota besar. Dapatkan terapi untuk memperbaiki kekuatan tulang.Dapatkan terapi osteoporosis secara dini. Terapi awal dapat mencegah patah tulang dan segala komplikasinya.

www.DokterRematik Autoimun - Osteoporosis 2
Osteoporosis bisa mengakibatkan patah tulang

Untuk anda yang menderita penyakit rematik autoimun seperti Lupus, Rheumatoid artritis dan penyakit rematik autoimun lain yang menggunakan steroid untuk terapinya, Anda kelompok orang dengan risiko osteoporosis. Tanyakan pada dr anda mengenai deteksi dini osteoporosis. Cegah patah tulang akibat osteoporosis.

 

Salam sehat,

dr. Sandra Sinthya Langow, SpPD-KR
Internist Rheumatologist
Siloam Hospital Lippo Village
Tangerang Banten

 

Artritis Psoriatik, Ketika Kulit dan Sendi Menjadi Sahabat

www.DokterRematikAutoimun.com - psoriatic artritis 1

Tulisan ini dibuat khusus untuk seorang sahabat dengan artritis psoriatik.  Tetap semangat. Jangan putus obat. Orang dengan artritis psoriatik dapat hidup normal apabila penyakitnya ditangani dengan baik.

Masih banyak yang belum mengenal penyakit rematik autoimun ini. Psoriasis adalah suatu kelainan kulit yang ditandai dengan timbulnya bercak kemerahan yang ditutupi oleh sisik putih atau perak. Kelainan ini bisa mengenai semua kulit dan bahkan kuku.

Apa hubungannya dengan radang sendi?

Sekitar 6 sampai 42 % pasien dengan psoriasis akan mengalami radang sendi. Radang sendi ini kebanyakan terjadi sesudah ada lesi kulit psoriasis. Akan tetapi pada sebahagian kecil orang radang sendi bisa mendahului lesi kulit.

Apakah penyakit ini sama dengan Artritis Rheumatoid?

Tidak . Artritis Psoriatik masuk dalam kelompok penyakit spondiloartropati seronegatif. Pada artritis psoriatik biasanya Rheumatoid Factor (RF) dan anti CCP negatif. Seperti halnya kelompok spondioartropati seronegatif yang lain, pada artritis psoriatik dapat terjadi nyeri pinggang/bokong (sacroiliitis), dan manifestasi luar sendi lainnya. Misalnya Uveitis (mata merah dan nyeri), radang usus, kelainan pada jaringan lunak seperti faciitis plantaris dan tendinitis tendon achiles.

www.DokterRematikAutoimun.com - psoriatic artritis 2

Apa penyebabnya?

Belum diketahui dengan pasti. Tapi unsur genetik cukup berperan penting pada kejadian penyakit ini. Karena sekitar 40 % persen memiliki riwayat psoriasis dikeluarganya. Teori mengenai penyebabnya beragam, ada yang mengatakan unsur lingkungan, paparan bahan kimiawi atau paska infeksi. Ada juga teori yang mengatakan psoriasis timbul akibat aktivasi sistem imun sesudah infeksi streptokokus.

Apakah psoriasis penyakit menular?

Tidak psoriasis bukan penyakit menular. Jangan takut bedekatan dengan pasien psoriasis.

Bagaimana gejala artritis psoriatik?

Nyeri, bengkak dan kaku pada sendi. Dapat mengenai semua sendi namun paling sering mengenai sendi jari bagian yang dekat kuku (sendi interfalang distal), dan juga dapat mengenai lutut, pergelangan kaki, sendi panggul.  Yang cukup khas adalah pembengkakan pada jari -jari tangan yang disebut daktilitis. Dimana jari menjadi bengkak dan berbentuk seperti sosis. Biasanya pada kuku akan terjadi kerusakan juga, hal ini bisa menjadi petunjuk untuk membedakannya dengan artritis reumatoid. Dapat juga terjadi nyeri pada pinggang dan leher yang disebut spondilitis.

Bagaimana diagnosisnya?

Rheumatologist membuat diagnosis berdasarkan kriteria diagnosis yang ditetapkan para ahli. Dalam kriteria ini mencakup antara lain adanya kelainan kulit , radang sendi, jari sosis, kelainan kuku, RF negatif dan kelainan radiologik tertentu. Tidak semua kriteria ini harus ada pada setiap pasien.

Apakah bahaya jika artritis psoriatik terlambat diobati?

Seperti pada artritis rheumatoid jika terlambat diobati psoriatik artritis dapat menyebabkan bengkok sendi. Pada sendi ujung jari dapat terjadi kerusakan dan erosi  sendi disebut pensil cup like. Tentunya kerusakan ini akan disertai bengkok sendi dan gangguan fungsi.

Apakah artritis psoriatik hanya timbul pada pasien dengan kelainan kulit yang luas ?

Tidak, kadang kelainan kulit sulit ditemukan dan ada pada tempat tersembunyi misalnya dikulit kepala, dekat anus dan di sudut bibir. Sekitar 10 % kasus radang sendi akan mendahului kelainan kulit.

www.DokterRematikAutoimun.com - psoriatic artritis 3

Bagaimana pengobatan psoriasis artritis?

Pengobatan diberikan tergantung berat ringannya gejala. Pengobatan awal yang diberikan adalah penghilang sakit biasa NSAID, misalnya natrium diklofenak,atau  celecocib. Pilihan pengobatan yang lain adalah golongan DMARD ( kelompok obat rematik yang dapat mencegah kerusakan sendi , bukan hanya menghilangkan nyeri saja). DMARD yang dapat digunakan adalah metotrexat, lefluonamid,atau sulfasalasin dan siklosporin jika terdapat kontraindikasi pada kedua obat yang pertama. Apabila dalam 3 sampai 6 bulan tidak berespon baik dapat diberikan TNF alpha inhibitor (etanercept, infliximab, adalimumab, golimumab). Agen biologik seperti penghambat interleukin 12/23 (ustekinumab) atau IL-17 (secukinumab ) dapat dipakai jika tidak berespon baik dengan TNF alpha inhibitor. Alternatif lain adalah inhibitor fosfodiesterase -4 seperti apremilast dapat digunakan.

Bagaimana dengan kehamilan pada artritis psoriatik?

Pada dasarnya artritis psoriatik tidak menggangu kesuburan. Apabila anda menderita artritis psoriatik dan berencana hamil , konsultasikan ke Rheumatologist anda untuk pengaturan terapi yang aman dalam kehamilan.beberapa jenis obat seperti metotrexat dan lefluonamid harus dihentikan beberapa bulan sebelum merencanakan kehamilan.

 

Salam sehat,

dr. Sandra Sinthya Langow, SpPD-KR
Internist Rheumatologist
Siloam Hospital Lippo Village
Tangerang Banten

 

 

 

 

Apakah Penderita Lupus bisa hamil? Ini Jawabannya

www.dokterRemattikAutoimun.com - Bulan Peduli Penyakit Lupus

Tulisan ini sengaja saya buat khusus untuk semua pasien lupus saya. Terutama bagi mereka yang sedang hamil muda. Sebagaimana yang kita ketahui kehamilan adalah impian setiap wanita setelah mereka menikah. Tapi tidak sedikit yang khawatir dengan kehamilannya jika ia telah menderita penyakit yang tidak bisa disepelekan. Lupus misalnya.

Kita ketahui sebagian besar pasien lupus adalah wanita usia produktif. Sehingga kehamilan merupakan pilihan yang berat baginya. Di satu sisi, sebagai seorang istri ia ingin mempunyai keturunan. Di sisi lain ia khawatir calon buah hatinya akan mengalami gangguan selama kehamilan karena penyakit yang dideritanya.

Saya ingat, ada seorang pasien lupus yang sedang hamil muda, ia sangat bersemangat menjaga kehamilannya dengan tetap memperhatikan kesehatan dirinya. Seperti penderita lupus lainnya, selama masa kehamilan ia menanyakan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan lupus dan kehamilannya. Pertanyaan seorang odapus (orang dengan penyakit lupus) wanita biasanya adalah seputar ini:

Apakah pasien lupus bisa hamil?

Sebagai rheumatologist pertanyaan ini paling susah dijawab karena jawabannya sangat bergantung pada kondisi masing-masing pasien. Tidak ada kontraindikasi mutlak kehamilan pada pasien lupus, hanya saja kehamilan pada penderita lupus harus disiapkan secara saksama. Minimal harus diperhatikan dua hal berikut; Pertama, odapus harus dalam kondisi remisi. Remisi artinya tenang dalam pengobatan. Biasanya dianjurkan bisa hamil setelah remisi minimal 6 bulan. Dokter konsultan reumatologi akan menentukan hal ini berdasarkan pemeriksaan fisik, keluhan dan data laboratorium.

Kedua, bagaimana kondisi organ organ tubuh odapus. Pada kondisi tertentu dimana organ tubuh sudah mengalami penurunan fungsi yang berat odapus dilarang hamil kondisi ini misalnya gagal ginjal yang sangat lanjut, gagal jantung berat, gangguan paru dan hipertensi paru berat.

Saya odapus akan menikah, apa seharusnya yang saya lakukan?

Rencanakan kehamilan Anda dengan dokter. Pertama, tanyakan pada rheumatologist anda apakah Anda boleh hamil? Jika kehamilan harus ditunda diskusikan metode kontrasepsi dengan dokter Anda. Jika sudah bisa langsung hamil segera persiapkan kehamilan anda.

Saat ini saya sudah hamil? Saya harus bagaimana?

Anda harus segera memeriksakan diri secara rutin ke dokter rheumatologist dan dokter kandungan Anda. Tidak boleh malas kontrol. Karena kehamilan pada lupus membutuhkan pengawasan ketat. Pengawasan ini meliputi pengawasan fisik secara umum, tekanan darah, parameter laboratorium dll.

Apa risiko kehamilan dengan lupus?

Pasien odapus bisa mengalami flare (kumat, perburukan kondisi) pada saat hamil. Salah satu penyebabnya adalah karena putus obat dan tidak kontrol dengan rheumatologistnya. Odapus harus mempercayakan pemilihan obat dalam kehamilan pada dokter rheumatologis. Pengalaman saya flare banyak timbul pada pasien yang menghentikan sendiri pengobatan rutin lupus tanpa mengikuti anjuran dokter.

Biasanya pasien menghentikan obat karena takut efek samping pada bayinya. Padahal sebaliknya, penghentian obat sendiri tanpa mengikuti saran rheumatologist dapat menyebabkan flare yang berisiko pada bayi dan ibunya. Flare dalam kehamilan ada banyak macamnya yang harus diwaspadai seperti peningkatan tekanan darah, meningkatnya kebocoran protein, perburukan fungsi ginjal, paru dan jantung.

Apakah semua obat lupus berbahaya untuk hamilan?

Steroid dosis kecil (setara prednisone 7.5 mg), hidroksiklorokuin, azatioprin, cukup aman digunakan selama kehamilan asal sesuai indikasi dan dibawa pengawasan rheumatologis.

Pemeriksaan apa yang dibutuhkan selama kehamilan?

Kunjungan rutin setiap 4 minggu sampai minggu ke 28, selanjutnya setiap 2 minggu sampai minggu ke 36, kemudian setiap 3 minggu sampai melahirkan. Perlu diawasi pemeriksaan fisik, tekanan darah, darah rutin, fungsi ginjal, urin untuk melihat kebocoran protein urin, gula darah, albumin, fungsi hati, antibody anti –Ro/SSA dan anti-La/SSBS, kadar komplemen (c3 dan c4), anti-DsDNA, tes untuk antifospolid (lupus antikoagulan, antibodi antikardiolipin). Selain itu ada pengawasan khusus seperti ultrasonografi bayi dan denyut jantung fetal.

Apakah boleh menyusui ?

Odapus boleh menyusui bayinya. Yang perlu diperhatikan ada beberapa obat yang tidak boleh digunakan selama menyusui. Steroid dosis rendah, hidroksikloroquin dapat digunakan dengan aman selama menyusui.

Kesimpulannya, kesuburan pasien odapus sama dengan orang normal. Adapun keberhasilan dan penjagaan kesehatan selama kehamilan bergantung pada persiapan dan pemantauan yang baik sebelum dan selama kehamilan. Tetap ikuti anjuran rheumatologist dan dokter kandungan Anda untuk kesehatan tetap terjaga dan kehamilan yang berhasil hingga proses melahirkan.

 

Salam sehat,

dr. Sandra Sinthya Langow, SpPD-KR
Internist Rheumatologist
Siloam Hospital Lippo Village
Tangerang Banten

 

 

 

Lebih Mengenal Gejala Ankylosing Spondylitis

www.dokterrematikautoimun -ankylosing spondylitis 1

Sebagai seorang Rheumatologist, saya sering mendapati pasien yang datang memeriksakan dirinya kepada kami dalam kondisi yang sudah terlambat mendapat penanganan medis. Misalnya beberapa hari ini, ada seorang laki-laki berusia 25 tahun ia berjalan dengan postur membungkuk. Ia mengeluh kepada saya sudah sakit pinggang selama 5 tahun. Sakit ini berjalan lama karena ia merasa penyakit yang dideritanya ini bisa membaik dengan obat penghilang sakit biasa. Namun belakangan ini rasa nyeri bertambah dan tulang belakang menjadi bungkuk, bahkan tidak bisa ditegakkan lagi. Anda perlu waspada, karena ini merupakan gambaran ankylosing spondylitis tahap lanjut

Apa itu Ankylosing Spondylitis (AS)?

Ankylosing spondylitis adalah penyakit rematik autoimun yang banyak menyerang pria usia muda. Terutama menyerang tulang belakang dan dapat menyebabkan radang sendi pada lutut dan pergelangan kaki.

Apa penyebab Ankylosing Spondylitis?

Penyebab pasti belum diketahui. Penelitian menunjukkan penyakit ini berhubungan dengan HLA-B27, yang berarti ada faktor autoimun yang berperan. Tapi beberapa teori menyebutkan ada pengaruh infeksi  bakteri gram negatif yang menjadi penyebab awalnya. 

Bagaimana bisa menduga seseorang menderita Ankylosing Spondylitis?

Adanya nyeri pinggang dan bokong yang berkepanjangan lebih dari 1 bulan. Nyeri pada pagi hari saat bangun tidur. Nyeri membaik jika sudah beraktifitas fisik. Misalnya setelah bekerja. Kadang-kadang bisa disertai bengkak pada lutut dan pergelangan kaki. Selama bertahun-tahun kadaang nyeri bisa hilang timbul dengan penghilang sakit biasa. 

Pemeriksaan apa yang dilakukan pada pasien dengan Ankylosing Spondylitis?

Dokter rematik  (rheumatologist) akan melakukan pemeriksaan fisik untuk tulang belakang. tes laboratorium meliputi darah rutin,  fungsi hati, fungsi ginjal, CRP(C-Reactive Protein). Pemeriksaan radiologi misalnya foto tulang belakang (spine) dan pelvis. Yang dapat ditemukan pada laboratorium darah peningkatan CRP. Foto pelvis dapat ditemukan inflamasi atau radang pada sendi sakroilika. Kelainan radiologi ini lebih akurat dideteksi dengan MRI. Yang perlu diingat pada awal sakit belum ada kelainan radiologi. Pada tahap lanjut dapat terjadi penyatuan tulang belakang yang disebut bamboo spine. 

Bagaimana pengobatan Ankylosing Spondylitis?

Terapi pasien ankylosing spondylitis dengan NSAID penghilang sakit biasa, sulfasalazine dapat digunakan untuk bengkak pada kaki dan lutut.  Terapi utama untuk mencegah kerusakan tulang belakang adalah suntikan TNF alpha inhibitor (etanercept, infliximab, adalimumab, golimumab).

www.dokterrematikautoimun -ankylosing spondylitis 2

Apakah AS dapat disembuhkan?

Meskipun ankylosing spondylitis tidak dapat disembuhkan, akan tetapi terapi awal dapat mencegah kerusakan tulang belakang yang permanen. Apabila diberikan sejak awal, terapi TNF alpha inhibitor dapat mencegah penyatuan tulang belakang (bamboo spine).Dengan demikian mencegah cacat tulang belakang permanen dan memperbaiki kualitas hidup.

Apakah cukup dengan obat saja?

Latihan fisik sangat penting pada pasien ankylosing spondylitis. Dengan latihan fisik yang teratur dapat memperbaiki postur, flexibilitas dan fungsi. Memang sering terjadi, jika sendi sakit orang tidak mau bergerak. Padahal jika lama tidak digerakkan akan berakibat terjadi ganguan fungsi. Karena itu dibutuhkan latihan bertahap yang akan mencegah gangguan fungsi yang membuat gerak penderitanya semakin terbatas.

Adakah pantangan makan bagi penderita?

Tidak ada pantangan yang khusus hanya dianjurkan pola makan sehat, kurangi lemak berlebihan serta banyak makan buah dan sayur. Penderita juga dilarang merokok.

 Olahraga apa yang dianjurkan

Olahraga yang dianjurkan adalah olahraga air (berenang atau berjalan di air), karena olahraga air akan menopang lutut dan tulang belakang sehingga bisa berpindah tanpa banyak usaha. Jalan kaki juga baik, dengan catatan menggunakan sepatu yang baik yang bisa menyerap tekanan selama berjalan. Boleh juga bersepeda, dengan syarat menggunakan sepeda yang baik, yaitu yang posisi stangnya membuat pemakainya tegak, tidak menunduk. Perlu diingat, Hindari olahraga yang banyak memutar badan dan banyak tekanan misalnya tenis, lari, squash, karena jenis olahraga ini bias memperberat nyeri di tulang belakang, panggul dan lutut.

Apakah tulang saja yang terkena pada ankylosing spondylitis?

Tidak. Pasien ankylosing spondylitis sering juga mengalami gangguan pada mata, misalnya uveitis, gangguan katup jantung, gangguan pada usus, gangguan paru dan berisiko osteoporosis.

Jadi, jangan sepelehkan nyeri pinggang terutama nyeri pinggang dengan ciri-ciri: nyeri pinggang pada usia muda, terjadi di pinggang atau bokong yang memburuk di pagi hari dan membaik dengan aktivitas fisik. Ini mungkin gejala awal ankylosing spondilytis. Konsutasikan hal ini dengan rheumatologist terdekat.

 

Salam sehat,

dr. Sandra Sinthya Langow, SpPD-KR
Internist Rheumatologist
Siloam Hospital Lippo Village
Tangerang Banten

 

 

 

Mari Lebih Mengenal Artritis Reumatoid

www.dokterrematikautoimun - Artritis Reumatoid 1

 Pernahkah anda membayangkan jika bangun di pagi hari mengalami kesulitan berjalan, sulit membuka pintu, tidak bisa mengancingkan baju oleh karena sendi yang sakit? Pernahkah anda membayangkan suatu hari tangan anda akan bengkok sehingga untuk menulis anda memerlukan bantuan orang lain? Hal ini merupakan pemandangan yang lazim ditemukan pada praktek Rheumatologist (konsultan Reumatologi).

Tahukah anda sangat sering pasien dengan Artritis Reumatoid (AR) datang ke Rheumatologist setelah sakit selama lebih dari 5 tahun? Hal ini terjadi karena pemahaman mereka akan penyakit ini sangat kurang. Biasanya selama bertahun-tahun pasien akan bertahan dengan obat-obat penghilang sakit biasa (NSAID), atau steroid saja. Padahal sejak 30 tahun yang lalu sudah ada obat standart (DMARD, contohnya metotrexat) yang dapat mencegah erosi, bengkok dan cacat sendi pada Artritis Reumatoid. Kalau saja pasien berobat sejak awal (kurang 6 bulan sakit) cacat sendi dapat dicegah

 Apa itu Artritis Reumatoid?

Artritis Reumatoid adalah penyakit rematik autoimun yang menyebabkan radang pada sendi. Penyakit ini biasanya mengenai wanita usia 30-40 tahun, walaupun bisa mengenai laki-laki juga, usia muda, tua maupun anak-anak. Gejalanya adanya nyeri, kaku dan bengkak sendi, terutama menyerang jari tangan dan pergelangan tangan. Nyeri dan kaku biasanya paling sering terjadi pada pagi hari.

Nyeri akan membaik sesudah melakukan aktivitas misalnya mencuci dan menyapu. Setelah berlanjut beberapa lama nyeri bisa menyerang lutut, pergelangan kaki, bahu, siku bahkan leher. Jika keluhan seperti ini berlanjut lebih dari 1 bulan segera ke konsultan reumatologi untuk mendapatkan terapi.

 Apa penyebab Artritis Reumatoid ?

Para ahli belum dapat menemukan penyebab pasti dari penyakit ini. AR adalah penyakit autoimun, diduga penyebabnya unsur genetik paska infeksi bakteri, bahan kimia dan masih banyak teori lainnya yang menyebabkan penyebab AR.

Pemeriksaan apa yang dilakukan pada pasien dengan AR?

Konsultan Reumatologi akan melakukan pemeriksaan fisik untuk melihat sendi yang bengkak. Kemudian meminta pasien untuk melakukan tes laboratorium darah rutin, fungsi hati, fungsi ginjal, CRP(C-Reactive protein), Rheumatoid Factor (RF) dan Anti-cyclic citrullinated antibody (anti-CCP). Pemeriksaan radiologi misalnya foto tangan juga dapat dilakukan untuk melihat adanya erosi (kerusakan sendi).

 Apakah Artritis Reumatoid dapat disembuhkan?

Target pengobatan penyakit ini mengurangi radang sendi, dan mencegah kerusakan sendi. Belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan penyakit ini. Tapi dengan pengobatan oleh Rheumatologist akan dicapai keadaan remisi (tenang dengan pengobatan). Sehingga pasien dapat beraktifitas selayaknya orang normal. Dan yang perlu diingat, penyakit ini tidak menular.

 Apakah cukup minum penghilang sakit biasa pada Artritis Reumatoid?

Tidak, penghilang sakit biasa yang dijual bebas dan steroid seperti prednisone, metilprednisolon hanya sebagai penghilang sakit sementara. Ada obat khusus seperti metotrexat, sulfasalasin, hidroksikloroquin, lefluonamid, atau obat suntikan seperti adalimumab, golimumad. Yang terpenting adalah para penderita harus segera bertemu dengan dokter konsultan rematologi pada 6 bulan pertama sejak sakit. Karena jika obat-obat rematik khusus tadi diberikan sejak awal, maka kerusakan dan cacat sendi dapat dicegah.

 Adakah pantangan makan bagi penderita?

Tidak ada pantangan yang khusus hanya dianjurkan pola makan sehat, kurangi lemak berlebihan serta banyak makan buah dan sayur. Penderita juga dilarang merokok.

Apakah penderita bisa hamil?

Bisa. Bahkan sering pada waktu hamil akan terjadi perbaikan gejala sakit sendi pada pasien AR. Konsultasikan sejak awal dan persiapkan kehamilan anda pada dokter rheumatologist yang merawat Anda. Kadang-kadang dokter harus mengganti obat rutin yang digunakan dengan obat rematik yang aman untuk kehamilan.

Apakah bisa terkena osteoporosis?

Pasien RA berisiko osteoporosis. Tanyakan ke dr Rheumatologist anda untuk screening osteoporosis dengan BMD (Bone Densitometry). Pertahankan gaya hidup sehat yang dapat mencegah osteoporosis, diantaranya cukup kalsium dan vitamin D serta olahraga secara teratur.

www.dokterrematikautoimun - Artritis Reumatoid 2

 

Salam sehat,

dr. Sandra Sinthya Langow, SpPD-KR
Internist Rheumatologist
Siloam Hospital Lippo Village
Tangerang Banten

 

 

 

Sekilas tentang Lupus

Lupus

  1. Apa itu Lupus?

Lupus adalah penyakit autoimun yang dapat menyerang seluruh organ tubuh manusia. Pada penyakit autoimun terjadi gangguan pada sistem imun sehingga gagal menjalankan fungsinya. Sistem imun yang normal berfungsi melawan serangan infeksi baik bakterial , virus, dan jamur.Pada penyakit autoimun sistem imun mengalami malfungsi dengan menyerang sel /organ tubuh yang normal.

2. Penyebab

Penyebab belum diketahui pasti, multifaktorial, diduga kombinasi antara faktor genetik, pengaruh lingkungan dan hormonal.

3. Ada berapa macam Lupus?

-Neonatal dan Pediatric Lupus (lupus pada anak2)

-Drug induced Lupus

-Discoid Lupus

-Systemic Lupus Erythematosus

  1. Diagnosis

Lupus kadang tidak mudah, karena gejalanya sangat mirip dengan penyakit rematik yang lain.Rheumatologist akan melakukan pemeriksaan fisik dilanjutkan dengan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan laboratorium darah rutin fungsi hati fungsi ginjal urin rutin ANA test Anti DsDNA complement c3 dan complement c4.

5. Kapan curiga menderita lupus? Nyeri sendi diseluruh tubuh, sering sariawan berulang, rambut rontok, kemerahan dikulit wajah seperti kupu2, pucat karena anemia, dapat juga terjadi trombosit dan leukosit yang rendah, cairan pada rongga paru dan rongga perut, dan kebocoran protein pada urin. Gejala-gejala tersebut tidak terjadi secara bersamaan dan tidak semua ditemukan pada setiap pasien lupus.

  1. Bagaimana pengobatan lupus?

Sampai saat ini belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan Lupus. Tetapi sudah terdapat obat standart yang dapat mengendalikan gejala2 lupus. Tujuan pengobatan untuk meredakan gejala lupus dan mencegah kerusakan organ2 tubuh. Terdapat berbagai macam obat lupus yang dapat digunakan sesuai dengan kondisi odapus. Obat-obat itu contohnya steroid, hidroksikloroquin,mikofenolat mofetil, azatioprin, bahkan biologic agent seperti belimumab.

 

Salam sehat,

dr. Sandra Sinthya Langow, SpPD-KR
Internist Rheumatologist
Siloam Hospital Lippo Village
Tangerang Banten